Thursday, May 7, 2015
Monday, April 20, 2015
Ganbaree ^_^
Kepompong kupu-kupu :D
Sunday, April 19, 2015
Saturday, April 18, 2015
Tips-Tips Cantik Mina
10
Tip Merawat Rambut Sehat Berkilau
Terkadang karena terlalu sibuk dengan pekerjaan
atau urusan rumah tangga, Anda tak punya waktu untuk merawat rambut. Padahal,
rambut adalah mahkota setiap wanita yang penting untuk menambah rasa percaya
diri Anda.
Berikut tip yang perlu diperhatikan untuk menjaga kilau rambut Anda:
1. Trim atau rapikan rambut 4-6 minggu sekali untuk membuang ujungnya yang kering dan pecah-pecah. Hal ini juga agar potongan rambut tetap terjaga.
2. Gunakan sampo khusus untuk rambut yang diwarnai. Hindari menggosok rambut terlalu keras saat keramas, dan minimalkan penggunaannya. Misalnya keramaslah 2-3 hari sekali.
3. Gunakan conditioner khusus untuk rambut dicat. Fokuskan pada bagian ujung rambut dan bilas hingga bersih.
4. Gunakan sisir bergerigi jarang untuk meminimalkan kerusakan rambut.
5. Gunakan hair dryer hanya saat rambut hampir kering. Semakin panas dan lama Anda menggunakanhair dryer, akan menambah risiko rusaknya kutikel rambut.
6. Gunakan hair dryer dan sisir saat menata rambut, hindari hot roller dan curling iron.
7. Minimalkan penggunaan produk styling, seperti mousse, gel dan hair spray, karena dapat
memudarkan kilau rambut.
8. Hindarkan rambut dari zat kaporit. Misalnya sebelum berenang basahi dulu rambut. Setelah usai berenang, bilaslah sebersih mungkin. Hindari juga sinar matahari langsung.
9. Jangan lakukan pelurusan atau pengeritingan setelah rambut dicat, karena proses kimia yang berulang-ulang akan menyebabkan kerusakan fatal pada rambut.
10. Gunakan produk-produk perawatan untuk mencegah rambut rontok, misalnya vitamin atau serum khusus untuk menguatkan akar rambut.
Berikut tip yang perlu diperhatikan untuk menjaga kilau rambut Anda:
1. Trim atau rapikan rambut 4-6 minggu sekali untuk membuang ujungnya yang kering dan pecah-pecah. Hal ini juga agar potongan rambut tetap terjaga.
2. Gunakan sampo khusus untuk rambut yang diwarnai. Hindari menggosok rambut terlalu keras saat keramas, dan minimalkan penggunaannya. Misalnya keramaslah 2-3 hari sekali.
3. Gunakan conditioner khusus untuk rambut dicat. Fokuskan pada bagian ujung rambut dan bilas hingga bersih.
4. Gunakan sisir bergerigi jarang untuk meminimalkan kerusakan rambut.
5. Gunakan hair dryer hanya saat rambut hampir kering. Semakin panas dan lama Anda menggunakanhair dryer, akan menambah risiko rusaknya kutikel rambut.
6. Gunakan hair dryer dan sisir saat menata rambut, hindari hot roller dan curling iron.
7. Minimalkan penggunaan produk styling, seperti mousse, gel dan hair spray, karena dapat
memudarkan kilau rambut.
8. Hindarkan rambut dari zat kaporit. Misalnya sebelum berenang basahi dulu rambut. Setelah usai berenang, bilaslah sebersih mungkin. Hindari juga sinar matahari langsung.
9. Jangan lakukan pelurusan atau pengeritingan setelah rambut dicat, karena proses kimia yang berulang-ulang akan menyebabkan kerusakan fatal pada rambut.
10. Gunakan produk-produk perawatan untuk mencegah rambut rontok, misalnya vitamin atau serum khusus untuk menguatkan akar rambut.
11 Tips Cara Menghilangkan Bau
Badan Secara Alami - Bau
badan adalah
bau tak sedap pada badan yang disebabkan oleh bakteri dan keringat. Walaupun
sebenarnya keringat tidak berbau, tapi hadirnya keringat membantu memperbanyak
jumlah bakteri pada tubuh kita. Keringat biasanya muncul setelah manusia
beraktivitas, apalagi aktivitas berat.
Cara
Alami Menghilangkan Bau Badan
Seperti yang telah
dijelaskan diatas, bahwa bau badan disebabkab oleh bakteri yang bercampur
dengan keringat. Keringat dihasilkan dari suatu kelenjar yang ada di dalam
tubuh kita yaitu kelenjar accrine dan apocrine. Kedua kelenjartersebut memiliki
fungsi / peranan yang berbeda. Kelenjar accrine menghasilkan kelenjar bening dan tidak
berbau, kelenjar jenis ini sudah diproduksi sejak kita bayi, biasanya keluar di
telapak tangan, dahi, dan punggung.
Sedangkan kelenjar apocrine biasanya keluar pada tempat-tempat tertentu yang berhubungan dengan tempat tumbuhnya rambut seperti seperti ketiak, hidung, dan kemaluan. Kelenjar tersebut produksinya akan meningkat terutama pada saat masa -masa pubertas yang mana jika bercampur dengan bakteri, maka akan menimbulkan bau tak sedap yang kemudian disebut dengan bau badan.
Disadari atau tidak, bau badan dapat mengurangi rasa percaya diri kita dalam bergaul. Orang yang bau badan biasanya akan minder saat berdekatan dengan orang lain, walaupun telah memakai parfum, tapi terkadang bau badannya tetap tercium. Lalu bagaiman caranya agar bau badan bisa hilang dari tubuh kita? nah, dalam postingan ini mimin akan berbagi tips ampuh menghilangkan bau badan. Penasaran? yuk kita seimak tips berikut ini :
10 Cara Ampuh Menghilangkan Bau Badan Secara Alami
Sedangkan kelenjar apocrine biasanya keluar pada tempat-tempat tertentu yang berhubungan dengan tempat tumbuhnya rambut seperti seperti ketiak, hidung, dan kemaluan. Kelenjar tersebut produksinya akan meningkat terutama pada saat masa -masa pubertas yang mana jika bercampur dengan bakteri, maka akan menimbulkan bau tak sedap yang kemudian disebut dengan bau badan.
Disadari atau tidak, bau badan dapat mengurangi rasa percaya diri kita dalam bergaul. Orang yang bau badan biasanya akan minder saat berdekatan dengan orang lain, walaupun telah memakai parfum, tapi terkadang bau badannya tetap tercium. Lalu bagaiman caranya agar bau badan bisa hilang dari tubuh kita? nah, dalam postingan ini mimin akan berbagi tips ampuh menghilangkan bau badan. Penasaran? yuk kita seimak tips berikut ini :
10 Cara Ampuh Menghilangkan Bau Badan Secara Alami
1. Menghilangkan Bau Badan dengan Mandi Secara Teratur
Bau badan bisa terjadi
jika pola hidup kita tidak teratur, diantaranya karena kita jarang mandi. Maka
dari itu jika anda ingin terbebas dari bau badan, mandilah secara teratur 3 kali
sehari.
2. Mengatasi Bau Badan dengan
Air Rebusan Daun Sirih
Udah tahu daun sirih kan?
itu loh daun yang punya banyak manfaat, yang salah satu manfaat itu adalah
untuk menghilangkan bau badan caranya gampang banget. Sediakan kurang lebih 30
lembar / secukupnya daun sirih. Campur dengan air 1 secukupnya. Kemudian
panaskan hingga airnya benar-benar mendidih. Setelah itu campur air rebusan
sirih tersebut dengan air dingin agar air rebusan tersebut tidak terlalu panas.
Setelah itu, mandilah dengan air rebusan daun sirih tersebut. Lakukan cara ini
secara rutin
3. Mengobati Bau Badan dengan
Minum Air Rebusan Daun Sirih
Selain dengan cara
dimandikan, daun sirih juga bisa diminum agar hasilnya lebih optimal. Cara
pemakaiannya mudah. Kita hanya perlu menyediakan beberapa lembar daun sirih,
kemudian rendam dengan 1 gelas air putih. Tunggu hingga air rendaman daun sirih
tersebut dingin, lalu minumlah. Agar lebih enak, anda juga bisa menambahkan
gula putih.
4. Menghilangkan Bau Badan
dengan Jeruk Nipis
Ambil 1 buah jeruk
kemudian otong dan ambil airnya. Setelah itu campurkan air jeruk nipis tersebut
dengan daun sirih dan kapur. Selanjutnya anda oleskan pada bagian tubuh yang
dipercaya sebagai sumber bau badan seperti ketiak.
5. Menghilangkan Bau Badan
dengan Cengih
Cengkih merupakan salah
satu bagaiana dari rempah-rempah yang dapat kita gunakan untuk mengusir bau
badan. Caranya , ambilah beberapa kuntum buah cengkih kemudian rendam dengan
air hingga buah cengkih tersebut mengembang. Setelah itu airnya diminum. Jika
mau, anda juga bisa menambahkan gula agar rasanya lebih enak. Atau anda juga
bisa mengoleskan air rendaman cengkih pada ketiak anda.
6. Menghilangkan Badan dengan
Ketimun
Sediakan 1 buah mentimun,
kemudian kupas mentimun tersebut. Setelah itu gosok-gosokan buah mentimun
tersebut pada bagian badan yang berbau setiap kali anda selesai mandi.
7. Menghilangkan Bau Badan
dengan Kemangi
Daun kemangi sering kita
temui dipasar atau dirumah makan. Biasanya kemangi suka dijadikan urab atau
lalap sebagai teman nasi. Konsumsilah daun kemangi secara rutin dipagi dan sore
hari maka anda akan terhindar dari yang namanya bau badan
8. Menghilangkan Bau Badan
dengan Jahe
Jahe merupakan salah satu
rempah-rempah yang mempunyai rasa pedas dan hangat. Jahe sering dijadikan
sebagai bahan minuman hangat ataupun dijadikan sebagai pengganti minyak pijat.
Namun kita juga dapat menggunakan jahe sebagai obat untuk mengatasi bau badan.
Kita juga dapat meminum wedang jahe secara teratur agar terhindar dari bau
badan. Selain itu kita juga bisa mengosok-gosokan parutan jahe pada bagian
ketiak agar terhindar dari bau abdan.
9. Menghilangkan Bau Badan
dengan Kecombrang
Untuk daerah saya (Garut)
kecombrang lebih dikenal dengan sebutan "honje" atau "Kantan".
Nah, kalau untuk daerah lain saya kurang tahu hehe. Tapi anda bisa cari info di
google tentang apa itu kecombrang. Kecombrang biasanya diambil daun mudanya
atau buahnya sebagai bahan untuk membuat rujak, terutma rujak 7 bulanan. Kecombrang
ini rasanya asam. Kecombrang juga dapat kita gunakan untuk mengatasi bau badan,
caranya dengan mengkonsumsi keceombrang. Atau bisa juga dengan menumbuk
kecombrang kemudian digosokan di daerah yang menjadi sumber bau badan (ketiak)
10. Menghilangkan Bau Badan dengan
Daun Beluntas
Beluntas merupakan
tumbuhan semak yang bercabang banyak, berusuk halus, dan berbulu lembut.
Umumnya tumbuhan ini ditanam sebagai tanaman pagar atau bahkan tumbuh liar,
tingginya bisa mencapai 3 meter apabila tidak dipangkas, sehingga seringkali
ditanam sebagai pagar pekarangan. Namun ternyata selain dapat digunakan sebagai
tanaman pagar, beluntas juga bermanfaat dalam mengatasi bau badan caranya yaitu
kita hanya perlu mengkonsumsinya sebagai lalapan, ataupun dimasak terlebih
dahulu.
11. Gunakan Pakaian Yang Tepat
Maksudnya
gunakanlah pakaian yang nyaman yang membuat tubuh kita bisa bernafas misalnya
pakaian yang berbahan katun yang dapat membuat keringat menguap secara alami.
Hindari penggunaan pakaian sempit dengan bahan fiber sintetis atau polyester,
khususnya di daerah ketiak.
Selain hal-hal diatas, ternyata bau badan juga dapat disebabkan oleh beberapa jenis makanan loh. Jika anda ingin tahu info seputar makanan penyebab bau badan, anda dapat membaca artikel selanjutnya tentang "Jenis-jenis Makanan Penyebab Bau Badan" yang akan saya posting pada kesempatan selanjutnya. Maka dari itu, jangan lupa untuk selalu berkunjung ke inkesehatan blog ini ya :)
Demikian arikel 11 Tips Cara Menghilangkan Bau Badan Secara Alami dan Terbukti Ampuh, semoga artikel sederhana ini dapat bermanfaat bagi anda khususnya yang mempunya masalah dengan bau badan hehe. Oh iya, setelah selesai baca, jangan lupa untuk meninggalkan kritik dan saran dikotak komentar ya! kemudian klik tombol "Like", "tweet" dan "Googleplus" dibawah, agar lebih banyak lagi orang yang mengetahui informasi ini. Terimakasih
Selain hal-hal diatas, ternyata bau badan juga dapat disebabkan oleh beberapa jenis makanan loh. Jika anda ingin tahu info seputar makanan penyebab bau badan, anda dapat membaca artikel selanjutnya tentang "Jenis-jenis Makanan Penyebab Bau Badan" yang akan saya posting pada kesempatan selanjutnya. Maka dari itu, jangan lupa untuk selalu berkunjung ke inkesehatan blog ini ya :)
Demikian arikel 11 Tips Cara Menghilangkan Bau Badan Secara Alami dan Terbukti Ampuh, semoga artikel sederhana ini dapat bermanfaat bagi anda khususnya yang mempunya masalah dengan bau badan hehe. Oh iya, setelah selesai baca, jangan lupa untuk meninggalkan kritik dan saran dikotak komentar ya! kemudian klik tombol "Like", "tweet" dan "Googleplus" dibawah, agar lebih banyak lagi orang yang mengetahui informasi ini. Terimakasih
Tuesday, April 14, 2015
Jaa.. minna san Ohayou Gozaimasu.. Mari kita lanjutkan kembali cerita-cerita unik dari masing masing teman saya, yaitu Auliachan.. Selain cantik auliachan kesi juga lhoo.. orangnya memang rajin, bersih dan apik tambahan lagi dia selalu mau belajar apa-apa saja yang ia belum ketahui.. Seperti kenyataannya aulia mencari prodi bahasa inggris yang di sukainya namun masuk ke bahasa jepang, padahal dia tidak bisa namun dia mau berusaha dan belajar, dan pada akhirnya dia bisaaaa.. Padahal dia benar benar tidak tau loh bagaimana bahasa jepang itu karena di SMAnya dia hanya diajarkan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran bahasa asing. Auliachan jago dalam menulis Kanji. Kanji-kanji tulisan jepang yang rumit dan cantik itu bisa ditaklukkan oleh Auliachan yang membuannya semakin tertarik akan kejepanagan.. Aulia waktu bunkasai (bunkasai adalah hari perayaan kebudayaan yang ada di bali yang sudah biasa digelar di berbagai macam tempat di Indonesia khususnya univesitas-universitas yang ada jurusan Bahasa jepangnya seperti UNDIKSHA. Aul menjadi sie kerajina jepang dan ia sekarang sudah pandai membuat teru-teru bosu dan origami origami yang bervariasi dan sangat cantik sekian perkenalan untuk Aulia Chan. Sekarang kita masuk ke cerita Yasintachan atau yang akrab di panggil Kookie Yasinta.
Yasintachan ini mirip dengan Silviachan karena mereka memiliki mata yang sipit, kulit putih dan berasal dari daerah yang sama yaitu Kintamani. Sedikitt penjelasan dari kintamani, kintamani merupakan salah satu kecamatan yang ada di kabupaten Bangli, Bali. Disana cuacanya seperti di bedugul damun kintamani terasa lebih dingin hingga air yang dikintamai serasa seperti es. Silvichan dan yasintachan berasal dari sekolah yang sama. mereka memang sudah bersama-sama dari saat SD. Jadi banyak kemiripan antara mereka yang saya temui. Yasinta juga pada awalnya memilih prodi Pendidikan Bahasa Inggris namun masuk ke bahasa jepang. Tapi untungnya yasinta waktu duduk di SMA sudah diajarkan bahasa jepang jadi yasinta sudah tau kotoba atau kata-kata bahasa jepang. nah itu sedikit untuk yasintachan.
Thursday, April 9, 2015
Ohayougosaimasu minasan.. Perkenakan nama saya AyuChan.. Saya merupakan anggota dari Empat Serangkai.. Empat serangkai terdiri dari 4 orang cewek cantik yaitu Saya sendiri AyuChan, YasintaChan, AuliaChan, dan SilviaChan. Dan Empat Serangkai diberi julukan yaitu 4 orang mahasiswa wanita yang unyu-unyuu katanya .. wkwkwkwkwkk .
Kami mempunyai mempunyai sifat-sifat yang berbeda satu sama lain. Ada yang dewasa, penyayang, ngegemesin, imut dan banyak lagi deh.. Kami mempunyai cerita yang menarik-menarik tau teman-teman tidak hanya dari kepribadian kami tapi banyak yang lainnya yang sangat menarik. Master bahasa jepang di anggota kami yaitu SilviaChan.. SilviaChan adalah orang yang pendiam, namun sedikit ramah ketika dia sudah mengenali lawan bicara atau teman-temannya.. Silviachan mempunyai mata yang sipit kata temanku sih dia seperti adik Princess Kookie Yasinta.. Silviachan pintar bahasa jepang karena dia sudah menyukai bahasa jepang dari awal dudul di bangku SMA, karena pada saat itu ada seorang guru bahasa jepang yang menyuruh kelasnya untuk serius belajar karena menurut senseinya kelas silviachan tidak begitu tertarik dengan mata pelajaran bahasa jepang.
Dari sanalah silvia mulai menjelma sebagai pemburu kejepangan. Ternyata bukan it saja yang membuat silvia menyukai bahasa jepang , nah pada saat setelah kelasnya di kritik oleh sensei itu silvia mulai rajin mengerjakan renshuu-renshuu atau latihan-latiha yang ada di buku lpaket baghasa jepangnya pada kelas 1 SMA, ternyata tidak seperti apa yang dipikirkan silvia semua itu tidak segampang kita membalikkan tangan, dimana saat itu dia sudah menjawabi semua pertanyaan dibuku malah ada kesalahan-kesalahan lagi.. nah dari sanalah silviachan mulai lebih semangat dan mulai belajar menyukai hal-hal kejepangan yang lebh menarik lagi.. Dia mulai mempelajari jepang dari 0 yaitu dari dasarnya... Selain silvia chan rajin membuat latihan-latihan dibuku dia juga memburu anime-anime jepang, musik-musik jepang dan dia tenyata Keypop jugaa lhoo.. nah ternyata semua itu sangat membuahkan hasil.. silviachan saat itu sangat senang mempelajari bahasa jepang dan mempelajari berbaga kebudayaannya.. Beda Silviachan beda jua AuliaChan .. Auliachan merupakan gadis bandung yang ayu dan imut.. Aulia berasal dari bandung, dan sudah lama tinggal di Bali. Auliachan merupakan kakak kelasku saat duduk di Sekolah dasar.
sejarah jepang
Zaman Paleolitik Kapak batu yang diekskavasi dari situs B Hinatabayashi, Shinano, Prefektur Nagano dari zaman Pra-Jōmon (Paleolitik), 30.000 SM. Museum Nasional Tokyo. Artikel utama untuk bagian ini adalah: Zaman Paleolitik Jepang Zaman Paleolitik Jepang berlangsung dari sekitar 100.000 hingga 30.000 SM, dimulai dari penggunaan perkakas batu dan berakhir sekitar 12.000 SM pada akhir zaman es terakhir yang sekaligus awal dari periode Mesolitik zaman Jōmon. Bukti-bukti penggalian arkeologi menunjukkan kepulauan Jepang sudah dihuni orang sejak 35.000 SM.[2] Kepulauan Jepang terpisah dari daratan Asia setelah zaman es terakhir sekitar 11.000 SM. Setelah terungkapnya pengelabuan zaman Paleolitik Jepangoleh peneliti amatir Shinichi Fujimura,[3] bukti-bukti asal zaman Paleolitik Bawah dan zaman Paleolitik Tengah yang diklaim oleh Fujimura dan rekan-rekan telah diteliti ulang dan ditolak.
Zaman Jōmon Artikel utama untuk bagian ini adalah: Zaman Jōmon Sebuah bejana dari zaman Jōmon Pertengahan (3000-2000 SM). Zaman Jōmon berlangsung dari sekitar 14.000 SM hingga 300 SM. Tanda-tanda pertama peradaban dan pola hidup stabil manusia muncul sekitar 14.000 SM dengan adanya kebudayaan Jōmon yang bercirikan bercirikan gaya hiduppemburu-pengumpul semi-sedenter Mesolitik hingga Neolitik. Mereka tinggal di rumah-rumah yang dibangun di atas tanah yang digali dan di atasnya didirikan rumah beratap dari kayu. Orang zaman Jōmon sudah mengenal bentuk awal daripertanian, namun belum mengenal cara menenun kain dan pakaian dibuat dari bulu binatang. Orang zaman Jōmon mulai membuat bejana tanah liat yang dihias dengan pola-pola yang dicetakkan ke atas permukaan bejana sewaktu masih basah dengan menggunakan tongkat kayu atau tali atau simpul tali. Walaupun hasil penelitian menimbulkan keragu-raguan, menurut tes penanggalan radiokarbon, beberapa contoh tembikar tertua di dunia berasal dari Jepang, disertai pisau belati,giok, sisir dari kulit kerang, dan barang-barang keperluan rumah tangga lainnya berasal dari abad ke-11 SM.[4] Boneka tanah liat yang disebut dogū juga ditemukan dari situs ekskavasi. Barang-barang rumah tangga menunjukkan kemungkinan ada rute perdagangan yang jauhnya sampai ke Okinawa[rujukan?]. Analisis DNA menunjukkan bahwa penduduk asli Hokkaidodan bagian utara Pulau Honshu yang disebut suku Ainu adalah keturunan orang zaman Jōmon dan merupakan keturunan dari manusia pertama penghuni Jepang[rujukan?].
Zaman Yayoi Artikel utama untuk bagian ini adalah: Zaman Yayoi Dōtaku dari zaman Yayoi, abad 3 M. Zaman Yayoi berlangsung dari sekitar 400 SM atau 300 SM hingga 250 Masehi. Dari situs arkeologi kota Yayoi, distrik Bunkyō, Tokyoditemukan artefak asal zaman yang kemudian disebut zaman Yayoi.
Pada awal zaman Yayoi, orang Yayoi sudah mulai dapat menenun, bertanam padi, mengenal perdukunan serta pembuatan perkakas dari besi dan perunggu yang dipelajari dari Korea atau Cina.[5] Sejumlah studi paleoetnobotani menunjukkan teknik menanam padi di sawah dan irigasi sudah dikenal sejak sekitar 8000 SM di Delta Sungai Yangtze dan menyebar ke Jepang sekitar 1000 SM.[6]
Dokumen tertulis yang pertama kali menyebut Jepang adalah Buku Han Akhir[7] asal 57 Masehi. Buku tersebut mengisahkan, "Di seberang lautan dari Distrik Lelang tinggal orang-orang Wa. Mereka ada lebih dari dari 100 suku, mereka sering datang dan membayar upeti." Catatan Sejarah Tiga Negara dari abad ke-3 mencantumkan negara yang terbentuk dari kumpulan 30 suku-suku kecil yang diperintah oleh dukun wanita bernama Himiko dari Yamataikoku.
Semasa Dinasti Han dan Dinasti Wei, pengelana Cina tiba di Kyushu dan mencatat tentang para penduduk yang tinggal di sana. Menurut para pengelana Cina, mereka adalah keturunan dari Paman Agung (Tàibó) dari negara Wu. Penduduk di sana juga menunjukkan ciri-ciri orang Wu pra-Cina yang mengenal tato, tradisi mencabut gigi, dan menggendong bayi. BukuSanguo Zhi mencatat ciri-ciri fisik yang mirip dengan ciri-ciri fisik orang yang digambarkan dalam boneka haniwa. Laki-laki berambut panjang yang dikepang, tubuh dihiasi tato, dan perempuan mengenakan pakaian terusan berukuran besar.
Situs Yoshinogari adalah situs arkeologi terbesar untuk peninggalan orang zaman Yayoi yang mengungkap adanya permukiman di Kyushu yang sudah didiami orang secara terus menerus selama ratusan tahun. Hasil ekskavasi menunjukkan artefak tertua berasal dari sekitar 400 SM. Di antara artefak yang ditemukan terdapat perkakas besi dan perunggu, termasuk perkakas dari Korea dan Cina.[8][9][10] Dari barang-barang peninggalan diperkirakan orang zaman Yayoi sudah sering melakukan kontak dan berdagang dengan orang dari Daratan Cina.
Zaman kuno dan zaman klasik Jepang Zaman Kofun Artikel utama untuk bagian ini adalah: zaman Kofun Helm besi dan baju besi dengan hiasan berkilat dari perunggu (zaman Kofun, abad ke-5). Koleksi Museum Nasional Tokyo. Zaman Kofun dimulai sekitar 250 M. Nama zaman ini berasal dari tradisi orang zaman itu untuk membuat gundukan makam (tumulus) yang disebut kofun. Pada zaman ini sudah terdapat negara-negara militer yang kuat dengan klan-klan berpengaruh sebagai penguasa. Salah satu di antaranya terdapat negara Yamato yang dominan, dan berpusat di Provinsi Yamato dan Provinsi Kawachi. Negara Yamato berlangsung dari abad ke-3 hingga abad ke-7, dan merupakan asal garis keturunan kekaisaran Jepang. Negara Yamato yang berkuasa atas klan-klan lain dan memperoleh lahan-lahan pertanian mempertahankan pengaruh yang kuat di Jepang bagian barat. Jepang mulai mengirimkan utusan ke Kekaisaran Cina pada abad ke-5. Dalam dokumen sejarah Cina ditulis tentang negara Wa yang memiliki lima raja. Sistem pemerintahan di Wa meniru model Cina yang menerapkan sistem administrasi terpusat. Sistem kekaisaran juga mengambil model dari Cina, dan masyarakat dibagi menjadi strata berdasarkan profesi.
Hubungan yang erat antara Jepang dengan Tiga Kerajaan Korea dimulai pertengahan zaman Kofun, sekitar akhir abad ke-4.
Zaman Asuka Lukisan dinding di Makam Takamatsuzuka, Asuka, Nara, abad ke-8 Artikel utama untuk bagian ini adalah:zaman Asuka Pada zaman Asuka (538-710), negara Jepang purba Yamato secara bertahap menjadi negara yang tersentralisasi. Negara Jepang purba sudah memiliki undang-undang seperti dinyatakan dalam Undang-Undang Taihō dan butir-butir Reformasi Taika.[11] Masuknya agama Buddha di Jepang mengakibatkan orang tidak lagi membuat makam berbentuk kofun.
Agama Buddha masuk ke Jepang sekitar tahun 538 melalui Baekje yang mendapat dukungan militer dari Jepang.[12]Penyebaran agama Buddha di Jepang dilakukan oleh kalangan penguasa. Pangeran Shōtoku mendedikasikan dirinya dalam penyebaran Buddhisme dan kebudayaan Cina di Jepang. Ia berjasa menyusun Konstitusi 17 Pasal yang membawa perdamaian di Jepang. Konstitusi yang disusunnya dipengaruhi oleh pemikiran Konfusianisme tentang berbagai moral dan kebajikan yang diharapkan masyarakat dari pejabat pemerintah dan abdi kaisar.
Dalam sepucuk surat yang disampaikan duta Kekaisaran Jepang ke Kekaisaran Cina pada tahun 607 ditulis kata-kata, "Kaisar negeri matahari terbit (Jepang) mengirimkan surat kepada kaisar di negeri matahari terbenam (Cina)".[13] Surat tersebut menyebabkan kemarahan kaisar Cina.[14]
Dimulai dengan Perintah Reformasi Taika tahun 645, Jepang semakin giat mengadopsi praktik-praktik budaya Cina, melakukan reorganisasi pemerintahan, serta menyusun undang-undang pidana (Ritsuryō) dengan mengikuti struktur administrasi Cina pada waktu itu. Istilah Nihon (日本?) juga mulai dipakai sebagai nama negara sejak zaman Asuka.
Zaman Nara Daibutsu di Nara. Buddharupang berukuran besar asl tahun 752 M. Artikel utama untuk bagian ini adalah:zaman Nara Zaman Nara pada abad ke-8 ditandai oleh negara Jepang yang kuat. Pada tahun 710, Kaisar Gemmeimengeluarkan perintah kekaisaran yang memindahkan ibu kota ke Heijō-kyō yang sekarang bernama Nara. Heijō-kyō dibangun dengan mencontoh ibu kota Dinasti Tang di Chang'an (sekarang disebut Xi'an).
Sepanjang zaman Nara, perkembangan politik sangat terbatas. Anggota keluarga kekaisaran berebut kekuasaan dengan biksu dan bangsawan, termasuk dengan klan Fujiwara. Hubungan luar negeri berlangsung dengan Silla dan hubungan formal dengan Dinasti Tang. Pada 784, ibu kota dipindahkan ke Nagaoka-kyō untuk menjauhkan istana dari pengaruh para biksu, sebelum akhirnya dipindahkan ke Heian-kyō (Kyoto).
Penulisan sejarah Jepang berpuncak pada awal abad ke-8 dengan selesainya penyusunan kronik Kojiki (712) dan Nihon Shoki(720). Dalam kedua buku sejarah tersebut dikisahkan sejarah Jepang mulai dari awal sejak zaman mitologi Jepang. Di dalamnya ditulis tentang pendirian Jepang pada tahun 660 SM oleh Kaisar Jimmu yang keturunan langsung dari Amaterasu. Menurut kedua kronik tersebut Kaisar Jimmu merupakan leluhur dari garis keturunan kaisar yang sekarang. Kaisar Jimmu sering dianggap sebagai kaisar mitos karena kaisar pertama berdasarkan bukti-bukti sejarah adalah Kaisar Ōjin yang tahun-tahun masa pemerintahannya tidak diketahui dengan jelas. Sejak zaman Nara, kekuasaan politik tidak selalu berada di tangan kaisar, melainkan di tangan bangsawan istana, shogun, militer, dan sekarang di tangan perdana menteri.
Zaman Heian Artikel utama untuk bagian ini adalah: zaman Heian Lukisan gulung dari tahun 1130, ilustrasi Hikayat Genjibab "Sungai Bambu". Periode akhir sejarah klasik Jepang berlangsung dari 794 hingga 1185 yang disebut zaman Heian. Puncak kejayaan istana kekaisaran di bidang puisi dan sastra terjadi pada zaman Heian. Pada awal abad ke-11, Murasaki Shikibu menulis novel Hikayat Genji yang hingga kini merupakan salah satu dari novel tertua di dunia. Pada zaman Heian selesai disusun naskah tertua koleksi puisi Jepang, Man'yōshū dan Kokin Wakashū.
Pada zaman Heian berkembang berbagai macam kebudayaan lokal, misalnya aksara kana yang asli Jepang. Pengaruh budaya Cina surut setelah sampai di puncak keemasan. Pengiriman terakhir utusan Jepang ke Dinasti Tang berlangsung pada tahun 838 sejalan dengan kemunduran Dinasti Tang. Walaupun demikian, Cina dalam terus berlanjut sebagai negara tujuan ekspedisi dagang dan rombongan peziarah agama Buddha.[15]
Kekuasaan politik istana kekaisaran berada di tangan segelintir keluarga bangsawan yang disebut kuge, khususnya klan Fujiwara yang berkuasa dengan gelar Sesshō and Kampaku.
Pada akhir zaman Heian bermunculan berbagai klan samurai. Empat klan samurai yang paling kuat adalah klan Minamoto,klan Taira, klan Fujiwara, dan klan Tachibana. Memasuki akhir abad ke-12, konflik antarklan berubah menjadi berbagai perang saudara seperti Pemberontakan Hōgen dan Pemberontakan Heiji. Setelah berakhirnya Perang Genpei, Jepang berada di bawah pemerintahan militer oleh klan-klan samurai di bawah pimpinan seorang shogun.
Zaman feodal Dalam sejarah Jepang, zaman feodal dibagi menjadi dua bagian. Paruh pertama disebut abad pertengahan (chūsei) dari zaman Kamakura hingga zaman Muromachi, sementara paruh kedua disebut abad modern (kinsei) dari zaman Azuchi-Momoyama hingga zaman Edo.
Zaman feodal di Jepang berlangsung dari abad ke-12 hingga abad ke-19, ditandai oleh pemerintahan daerah oleh keluarga-keluarga daimyo di bawah kendali pemerintahan militer keshogunan. Kaisar hanya berperan sebagai kepala negara de juresementara kekuasaan berada di tangan shogun.
Zaman Kamakura Artikel utama untuk bagian ini adalah: zaman Kamakura Keshogunan Kamakura berkuasa di Jepang dari tahun 1185 hingga 1333 yang disebut zaman Kamakura yang merupakan zaman transisi menuju abad pertengahan Jepang. Abad pertengahan berlangsung selama hampir 700 tahun ketika pemerintah pusat, istana, dan Kaisar Jepang umumnya hanya menjalankan fungsi-fungsi seremonial. Urusan sipil, militer, dan kehakiman dikendalikan oleh kelas samurai. Secarade facto, penguasa negeri kekuasaan politik berada di tangan shogun yang berasal dari klan samurai yang terkuat.
Pada 1185, Minamoto no Yoritomo menghancurkan klan Taira yang merupakan musuh bebuyutan klan Minamoto. Setelah pada tahun 1192 diangkat oleh Kaisar sebagai Seii Tai-Shogun, Yoritomo mendirikan pemerintahan militer di Kamakura dan berkuasa sebagai shogun pertama Keshogunan Kamakura. Setelah wafatnya Yoritomo, klan Hōjō menjadi klan yang berpengaruh dan bertugas sebagai wali shogun.
Samurai menyerang kapal-kapal Mongol pada tahun 1281. Peristiwa terbesar dalam periode Kamakura adalah invasi Mongol ke Jepang antara 1272 dan 1281. Pasukan Mongol dengan teknologi angkatan laut dan persenjataan yang unggul mencoba menyerbu ke kepulauan Jepang. Angin topan yang kemudian dikenal sebagai kamikaze (angin dewa) membuat kekuatan invasi Mongol tercerai-berai. Meskipun demikian, beberapa sejarawan bersikeras bahwa pertahanan pantai yang dibangun Jepang di Kyushu cukup memadai untuk mengusir para penyerbu. Walaupun invasi Mongol berhasil digagalkan, usaha mengatasi serbuan bangsa Mongol menyebabkan berakhirnya kekuasaan keshogunan akibat kekacauan politik dalam negeri.
Zaman Kamakura berakhir setelah runtuhnya kekuasaan Keshogunan Kamakura pada tahun 1333. Kekuasaan dikembalikan ke tangan kekaisaran di bawah pemerintahan Kaisar Go-Daigo dalam masa Restorasi Kemmu yang hanya berlangsung singkat. Pemerintahan Go-Daigo kembali ditumbangkan oleh Ashikaga Takauji.
Zaman Muromachi Artikel utama untuk bagian ini adalah: zaman Muromachi Dalam periodisasi sejarah Jepang, zaman Muromachi berlangsung dari sekitar tahun 1136 hingga 1673 ketika kekuasaan pemerintah berada di tangan Keshogunan Ashikaga yang juga disebut Keshogunan Muromachi. Pendiri Keshogunan Ashikaga adalah Ashikaga Takauji yang merebut kekuasaan politik dari Kaisar Go-Daigo dan sekaligus mengakhiri Restorasi Kemmu. Zaman Muromachi berakhir pada tahun 1573 ketika shogun ke-15 sekaligus shogun Muromachi terakhir, Ashikaga Yoshiaki diusir dari ibu kota Kyoto oleh Oda Nobunaga.
Tahun-tahun awal zaman Muromachi juga disebut zaman Nanboku-cho atau zaman Istana Utara-Istana Selatan ketika kekuasaan istana terbelah dua menjadi Istana Utara dan Istana Selatan. Sejak tahun 1467 hingga berakhirnya zaman Muromachi disebut sebagai zaman Sengoku atau "zaman negara-negara bagian yang berperang". Pada zaman Sengoku terjadi perang saudara dan perebutan kekuasaan antarprovinsi. Pada masa ini pula terjadi kontak pertama Jepang dengan orang-orang Barat yang disebut Perdagangan dengan Nanban ketika pedagang-pedagang Portugis tiba di Jepang.
Lihat pula: Perdagangan Nanban dan zaman Sengoku Orang Portugis di Jepang pada abad ke-17, di antaranya terdapat misionaris Francis Xavier. Sebuah kapal Portugis yang berlayar ke Cina terkena badai dan merapat di sebuah pulau Jepang bernama Tanegashima. Senjata api yang diperkenalkan oleh orang Portugis membawa kemajuan teknologi militer dalamperiode Sengoku, dan berpuncak pada Pertempuran Nagashino yang melibatkan pasukan samurai yang dipersenjatai dengan 3.000 pucuk arquebus (jumlah sebenarnya diperkirakan sekitar 2.000 pucuk). Selama perdagangan dengan Nanban, para pedagang dari negara-negara lainnya, Belanda, Inggris, dan Spanyol juga ikut berdatangan. Kedatangan para pedagang juga membawa penyebar agama Kristen, Serikat Yesuit, Ordo Dominikan, dan misionaris Fransiskan.
Lihat pula: Kirishitan Zaman Azuchi-Momoyama Artikel utama untuk bagian ini adalah: zaman Azuchi-Momoyama Dari tahun 1568 hingga 1600 di Jepang disebut zaman Azuchi-Momoyama. Jepang bersatu secara militer dan negara menjadi stabil di bawah kekuasaan Oda Nobunaga yang dilanjutkan oleh Toyotomi Hideyoshi. Istilah zaman Azuchi-Momoyamaberasal dari nama istana (kastil) yang menjadi markas kedua pemimpin besar, Nobunaga di Istana Azuchi dan Hideyoshi diIstana Momoyama.
Setelah berhasil menyatukan Jepang, Hideyoshi berusaha memperluas wilayah dengan melakukan invasi ke Korea. Dua kali usaha penaklukan Korea berakhir dengan ditarik mundurnya pasukan Hideyoshi dari Semenanjung Korea pada tahun 1598 akibat dikalahkan pasukan gabungan Korea dan Cina, serta wafatnya Hideyoshi.
Konflik suksesi pasca-Hideyoshi berakhir dengan munculnya Tokugawa Ieyasu sebagai pemimpin baru Jepang. Kekuasaan pemerintahan beralih ke tangan Ieyasu setelah mengalahkan pasukan pendukung Toyotomi Hideyori dalam Pertempuran Sekigahara.
Zaman Edo (1603-1868) Artikel utama untuk bagian ini adalah: zaman Edo Fondasi batu di menara utama Istana Edo. Pada zaman Edo adalah pemerintahan otonomi daerah berada di tangan lebih dari dua ratus pejabat daimyo. Sebagai klan terkuat, pemimpin klan Tokugawa dari generasi ke generasi menjabat sebagai shogun (sei-i taishōgun). Keshogunan Tokugawa yang bermarkas di Edo (sekarang Tokyo) memimpin para daimyo di masing-masing daerah otonom yang disebut domain (han).
Kelas samurai ditempatkan oleh keshogunan di atas kelas rakyat biasa, petani, perajin, dan pedagang. Keshogunan mengeluarkan undang-undang yang mengatur segala aspek kehidupan, dimulai dari potongan rambut dan busana untuk masing-masing kelas dalam masyarakat. Shogun mewajibkan para daimyo secara bergantian untuk bertugas di Edo. Mereka disediakan rumah kediaman mewah di Edo agar tidak memberontak. Kekuatan militer daimyo daerah ditekan, dan diharuskan meminta izin dari pusat sebelum dapat memperbaiki fasilitas militer. Keshogunan Tokugawa runtuh setelahPerang Boshin 1868-1869.
Zaman Edo adalah zaman keemasan seni lukis ukiyo-e dan seni teater kabuki dan bunraku. Sejumlah komposisi terkenal untuk koto dan shakuhachi berasal dari zaman Edo.
Zaman Jōmon Artikel utama untuk bagian ini adalah: Zaman Jōmon Sebuah bejana dari zaman Jōmon Pertengahan (3000-2000 SM). Zaman Jōmon berlangsung dari sekitar 14.000 SM hingga 300 SM. Tanda-tanda pertama peradaban dan pola hidup stabil manusia muncul sekitar 14.000 SM dengan adanya kebudayaan Jōmon yang bercirikan bercirikan gaya hiduppemburu-pengumpul semi-sedenter Mesolitik hingga Neolitik. Mereka tinggal di rumah-rumah yang dibangun di atas tanah yang digali dan di atasnya didirikan rumah beratap dari kayu. Orang zaman Jōmon sudah mengenal bentuk awal daripertanian, namun belum mengenal cara menenun kain dan pakaian dibuat dari bulu binatang. Orang zaman Jōmon mulai membuat bejana tanah liat yang dihias dengan pola-pola yang dicetakkan ke atas permukaan bejana sewaktu masih basah dengan menggunakan tongkat kayu atau tali atau simpul tali. Walaupun hasil penelitian menimbulkan keragu-raguan, menurut tes penanggalan radiokarbon, beberapa contoh tembikar tertua di dunia berasal dari Jepang, disertai pisau belati,giok, sisir dari kulit kerang, dan barang-barang keperluan rumah tangga lainnya berasal dari abad ke-11 SM.[4] Boneka tanah liat yang disebut dogū juga ditemukan dari situs ekskavasi. Barang-barang rumah tangga menunjukkan kemungkinan ada rute perdagangan yang jauhnya sampai ke Okinawa[rujukan?]. Analisis DNA menunjukkan bahwa penduduk asli Hokkaidodan bagian utara Pulau Honshu yang disebut suku Ainu adalah keturunan orang zaman Jōmon dan merupakan keturunan dari manusia pertama penghuni Jepang[rujukan?].
Zaman Yayoi Artikel utama untuk bagian ini adalah: Zaman Yayoi Dōtaku dari zaman Yayoi, abad 3 M. Zaman Yayoi berlangsung dari sekitar 400 SM atau 300 SM hingga 250 Masehi. Dari situs arkeologi kota Yayoi, distrik Bunkyō, Tokyoditemukan artefak asal zaman yang kemudian disebut zaman Yayoi.
Pada awal zaman Yayoi, orang Yayoi sudah mulai dapat menenun, bertanam padi, mengenal perdukunan serta pembuatan perkakas dari besi dan perunggu yang dipelajari dari Korea atau Cina.[5] Sejumlah studi paleoetnobotani menunjukkan teknik menanam padi di sawah dan irigasi sudah dikenal sejak sekitar 8000 SM di Delta Sungai Yangtze dan menyebar ke Jepang sekitar 1000 SM.[6]
Dokumen tertulis yang pertama kali menyebut Jepang adalah Buku Han Akhir[7] asal 57 Masehi. Buku tersebut mengisahkan, "Di seberang lautan dari Distrik Lelang tinggal orang-orang Wa. Mereka ada lebih dari dari 100 suku, mereka sering datang dan membayar upeti." Catatan Sejarah Tiga Negara dari abad ke-3 mencantumkan negara yang terbentuk dari kumpulan 30 suku-suku kecil yang diperintah oleh dukun wanita bernama Himiko dari Yamataikoku.
Semasa Dinasti Han dan Dinasti Wei, pengelana Cina tiba di Kyushu dan mencatat tentang para penduduk yang tinggal di sana. Menurut para pengelana Cina, mereka adalah keturunan dari Paman Agung (Tàibó) dari negara Wu. Penduduk di sana juga menunjukkan ciri-ciri orang Wu pra-Cina yang mengenal tato, tradisi mencabut gigi, dan menggendong bayi. BukuSanguo Zhi mencatat ciri-ciri fisik yang mirip dengan ciri-ciri fisik orang yang digambarkan dalam boneka haniwa. Laki-laki berambut panjang yang dikepang, tubuh dihiasi tato, dan perempuan mengenakan pakaian terusan berukuran besar.
Situs Yoshinogari adalah situs arkeologi terbesar untuk peninggalan orang zaman Yayoi yang mengungkap adanya permukiman di Kyushu yang sudah didiami orang secara terus menerus selama ratusan tahun. Hasil ekskavasi menunjukkan artefak tertua berasal dari sekitar 400 SM. Di antara artefak yang ditemukan terdapat perkakas besi dan perunggu, termasuk perkakas dari Korea dan Cina.[8][9][10] Dari barang-barang peninggalan diperkirakan orang zaman Yayoi sudah sering melakukan kontak dan berdagang dengan orang dari Daratan Cina.
Zaman kuno dan zaman klasik Jepang Zaman Kofun Artikel utama untuk bagian ini adalah: zaman Kofun Helm besi dan baju besi dengan hiasan berkilat dari perunggu (zaman Kofun, abad ke-5). Koleksi Museum Nasional Tokyo. Zaman Kofun dimulai sekitar 250 M. Nama zaman ini berasal dari tradisi orang zaman itu untuk membuat gundukan makam (tumulus) yang disebut kofun. Pada zaman ini sudah terdapat negara-negara militer yang kuat dengan klan-klan berpengaruh sebagai penguasa. Salah satu di antaranya terdapat negara Yamato yang dominan, dan berpusat di Provinsi Yamato dan Provinsi Kawachi. Negara Yamato berlangsung dari abad ke-3 hingga abad ke-7, dan merupakan asal garis keturunan kekaisaran Jepang. Negara Yamato yang berkuasa atas klan-klan lain dan memperoleh lahan-lahan pertanian mempertahankan pengaruh yang kuat di Jepang bagian barat. Jepang mulai mengirimkan utusan ke Kekaisaran Cina pada abad ke-5. Dalam dokumen sejarah Cina ditulis tentang negara Wa yang memiliki lima raja. Sistem pemerintahan di Wa meniru model Cina yang menerapkan sistem administrasi terpusat. Sistem kekaisaran juga mengambil model dari Cina, dan masyarakat dibagi menjadi strata berdasarkan profesi.
Hubungan yang erat antara Jepang dengan Tiga Kerajaan Korea dimulai pertengahan zaman Kofun, sekitar akhir abad ke-4.
Zaman Asuka Lukisan dinding di Makam Takamatsuzuka, Asuka, Nara, abad ke-8 Artikel utama untuk bagian ini adalah:zaman Asuka Pada zaman Asuka (538-710), negara Jepang purba Yamato secara bertahap menjadi negara yang tersentralisasi. Negara Jepang purba sudah memiliki undang-undang seperti dinyatakan dalam Undang-Undang Taihō dan butir-butir Reformasi Taika.[11] Masuknya agama Buddha di Jepang mengakibatkan orang tidak lagi membuat makam berbentuk kofun.
Agama Buddha masuk ke Jepang sekitar tahun 538 melalui Baekje yang mendapat dukungan militer dari Jepang.[12]Penyebaran agama Buddha di Jepang dilakukan oleh kalangan penguasa. Pangeran Shōtoku mendedikasikan dirinya dalam penyebaran Buddhisme dan kebudayaan Cina di Jepang. Ia berjasa menyusun Konstitusi 17 Pasal yang membawa perdamaian di Jepang. Konstitusi yang disusunnya dipengaruhi oleh pemikiran Konfusianisme tentang berbagai moral dan kebajikan yang diharapkan masyarakat dari pejabat pemerintah dan abdi kaisar.
Dalam sepucuk surat yang disampaikan duta Kekaisaran Jepang ke Kekaisaran Cina pada tahun 607 ditulis kata-kata, "Kaisar negeri matahari terbit (Jepang) mengirimkan surat kepada kaisar di negeri matahari terbenam (Cina)".[13] Surat tersebut menyebabkan kemarahan kaisar Cina.[14]
Dimulai dengan Perintah Reformasi Taika tahun 645, Jepang semakin giat mengadopsi praktik-praktik budaya Cina, melakukan reorganisasi pemerintahan, serta menyusun undang-undang pidana (Ritsuryō) dengan mengikuti struktur administrasi Cina pada waktu itu. Istilah Nihon (日本?) juga mulai dipakai sebagai nama negara sejak zaman Asuka.
Zaman Nara Daibutsu di Nara. Buddharupang berukuran besar asl tahun 752 M. Artikel utama untuk bagian ini adalah:zaman Nara Zaman Nara pada abad ke-8 ditandai oleh negara Jepang yang kuat. Pada tahun 710, Kaisar Gemmeimengeluarkan perintah kekaisaran yang memindahkan ibu kota ke Heijō-kyō yang sekarang bernama Nara. Heijō-kyō dibangun dengan mencontoh ibu kota Dinasti Tang di Chang'an (sekarang disebut Xi'an).
Sepanjang zaman Nara, perkembangan politik sangat terbatas. Anggota keluarga kekaisaran berebut kekuasaan dengan biksu dan bangsawan, termasuk dengan klan Fujiwara. Hubungan luar negeri berlangsung dengan Silla dan hubungan formal dengan Dinasti Tang. Pada 784, ibu kota dipindahkan ke Nagaoka-kyō untuk menjauhkan istana dari pengaruh para biksu, sebelum akhirnya dipindahkan ke Heian-kyō (Kyoto).
Penulisan sejarah Jepang berpuncak pada awal abad ke-8 dengan selesainya penyusunan kronik Kojiki (712) dan Nihon Shoki(720). Dalam kedua buku sejarah tersebut dikisahkan sejarah Jepang mulai dari awal sejak zaman mitologi Jepang. Di dalamnya ditulis tentang pendirian Jepang pada tahun 660 SM oleh Kaisar Jimmu yang keturunan langsung dari Amaterasu. Menurut kedua kronik tersebut Kaisar Jimmu merupakan leluhur dari garis keturunan kaisar yang sekarang. Kaisar Jimmu sering dianggap sebagai kaisar mitos karena kaisar pertama berdasarkan bukti-bukti sejarah adalah Kaisar Ōjin yang tahun-tahun masa pemerintahannya tidak diketahui dengan jelas. Sejak zaman Nara, kekuasaan politik tidak selalu berada di tangan kaisar, melainkan di tangan bangsawan istana, shogun, militer, dan sekarang di tangan perdana menteri.
Zaman Heian Artikel utama untuk bagian ini adalah: zaman Heian Lukisan gulung dari tahun 1130, ilustrasi Hikayat Genjibab "Sungai Bambu". Periode akhir sejarah klasik Jepang berlangsung dari 794 hingga 1185 yang disebut zaman Heian. Puncak kejayaan istana kekaisaran di bidang puisi dan sastra terjadi pada zaman Heian. Pada awal abad ke-11, Murasaki Shikibu menulis novel Hikayat Genji yang hingga kini merupakan salah satu dari novel tertua di dunia. Pada zaman Heian selesai disusun naskah tertua koleksi puisi Jepang, Man'yōshū dan Kokin Wakashū.
Pada zaman Heian berkembang berbagai macam kebudayaan lokal, misalnya aksara kana yang asli Jepang. Pengaruh budaya Cina surut setelah sampai di puncak keemasan. Pengiriman terakhir utusan Jepang ke Dinasti Tang berlangsung pada tahun 838 sejalan dengan kemunduran Dinasti Tang. Walaupun demikian, Cina dalam terus berlanjut sebagai negara tujuan ekspedisi dagang dan rombongan peziarah agama Buddha.[15]
Kekuasaan politik istana kekaisaran berada di tangan segelintir keluarga bangsawan yang disebut kuge, khususnya klan Fujiwara yang berkuasa dengan gelar Sesshō and Kampaku.
Pada akhir zaman Heian bermunculan berbagai klan samurai. Empat klan samurai yang paling kuat adalah klan Minamoto,klan Taira, klan Fujiwara, dan klan Tachibana. Memasuki akhir abad ke-12, konflik antarklan berubah menjadi berbagai perang saudara seperti Pemberontakan Hōgen dan Pemberontakan Heiji. Setelah berakhirnya Perang Genpei, Jepang berada di bawah pemerintahan militer oleh klan-klan samurai di bawah pimpinan seorang shogun.
Zaman feodal Dalam sejarah Jepang, zaman feodal dibagi menjadi dua bagian. Paruh pertama disebut abad pertengahan (chūsei) dari zaman Kamakura hingga zaman Muromachi, sementara paruh kedua disebut abad modern (kinsei) dari zaman Azuchi-Momoyama hingga zaman Edo.
Zaman feodal di Jepang berlangsung dari abad ke-12 hingga abad ke-19, ditandai oleh pemerintahan daerah oleh keluarga-keluarga daimyo di bawah kendali pemerintahan militer keshogunan. Kaisar hanya berperan sebagai kepala negara de juresementara kekuasaan berada di tangan shogun.
Zaman Kamakura Artikel utama untuk bagian ini adalah: zaman Kamakura Keshogunan Kamakura berkuasa di Jepang dari tahun 1185 hingga 1333 yang disebut zaman Kamakura yang merupakan zaman transisi menuju abad pertengahan Jepang. Abad pertengahan berlangsung selama hampir 700 tahun ketika pemerintah pusat, istana, dan Kaisar Jepang umumnya hanya menjalankan fungsi-fungsi seremonial. Urusan sipil, militer, dan kehakiman dikendalikan oleh kelas samurai. Secarade facto, penguasa negeri kekuasaan politik berada di tangan shogun yang berasal dari klan samurai yang terkuat.
Pada 1185, Minamoto no Yoritomo menghancurkan klan Taira yang merupakan musuh bebuyutan klan Minamoto. Setelah pada tahun 1192 diangkat oleh Kaisar sebagai Seii Tai-Shogun, Yoritomo mendirikan pemerintahan militer di Kamakura dan berkuasa sebagai shogun pertama Keshogunan Kamakura. Setelah wafatnya Yoritomo, klan Hōjō menjadi klan yang berpengaruh dan bertugas sebagai wali shogun.
Samurai menyerang kapal-kapal Mongol pada tahun 1281. Peristiwa terbesar dalam periode Kamakura adalah invasi Mongol ke Jepang antara 1272 dan 1281. Pasukan Mongol dengan teknologi angkatan laut dan persenjataan yang unggul mencoba menyerbu ke kepulauan Jepang. Angin topan yang kemudian dikenal sebagai kamikaze (angin dewa) membuat kekuatan invasi Mongol tercerai-berai. Meskipun demikian, beberapa sejarawan bersikeras bahwa pertahanan pantai yang dibangun Jepang di Kyushu cukup memadai untuk mengusir para penyerbu. Walaupun invasi Mongol berhasil digagalkan, usaha mengatasi serbuan bangsa Mongol menyebabkan berakhirnya kekuasaan keshogunan akibat kekacauan politik dalam negeri.
Zaman Kamakura berakhir setelah runtuhnya kekuasaan Keshogunan Kamakura pada tahun 1333. Kekuasaan dikembalikan ke tangan kekaisaran di bawah pemerintahan Kaisar Go-Daigo dalam masa Restorasi Kemmu yang hanya berlangsung singkat. Pemerintahan Go-Daigo kembali ditumbangkan oleh Ashikaga Takauji.
Zaman Muromachi Artikel utama untuk bagian ini adalah: zaman Muromachi Dalam periodisasi sejarah Jepang, zaman Muromachi berlangsung dari sekitar tahun 1136 hingga 1673 ketika kekuasaan pemerintah berada di tangan Keshogunan Ashikaga yang juga disebut Keshogunan Muromachi. Pendiri Keshogunan Ashikaga adalah Ashikaga Takauji yang merebut kekuasaan politik dari Kaisar Go-Daigo dan sekaligus mengakhiri Restorasi Kemmu. Zaman Muromachi berakhir pada tahun 1573 ketika shogun ke-15 sekaligus shogun Muromachi terakhir, Ashikaga Yoshiaki diusir dari ibu kota Kyoto oleh Oda Nobunaga.
Tahun-tahun awal zaman Muromachi juga disebut zaman Nanboku-cho atau zaman Istana Utara-Istana Selatan ketika kekuasaan istana terbelah dua menjadi Istana Utara dan Istana Selatan. Sejak tahun 1467 hingga berakhirnya zaman Muromachi disebut sebagai zaman Sengoku atau "zaman negara-negara bagian yang berperang". Pada zaman Sengoku terjadi perang saudara dan perebutan kekuasaan antarprovinsi. Pada masa ini pula terjadi kontak pertama Jepang dengan orang-orang Barat yang disebut Perdagangan dengan Nanban ketika pedagang-pedagang Portugis tiba di Jepang.
Lihat pula: Perdagangan Nanban dan zaman Sengoku Orang Portugis di Jepang pada abad ke-17, di antaranya terdapat misionaris Francis Xavier. Sebuah kapal Portugis yang berlayar ke Cina terkena badai dan merapat di sebuah pulau Jepang bernama Tanegashima. Senjata api yang diperkenalkan oleh orang Portugis membawa kemajuan teknologi militer dalamperiode Sengoku, dan berpuncak pada Pertempuran Nagashino yang melibatkan pasukan samurai yang dipersenjatai dengan 3.000 pucuk arquebus (jumlah sebenarnya diperkirakan sekitar 2.000 pucuk). Selama perdagangan dengan Nanban, para pedagang dari negara-negara lainnya, Belanda, Inggris, dan Spanyol juga ikut berdatangan. Kedatangan para pedagang juga membawa penyebar agama Kristen, Serikat Yesuit, Ordo Dominikan, dan misionaris Fransiskan.
Lihat pula: Kirishitan Zaman Azuchi-Momoyama Artikel utama untuk bagian ini adalah: zaman Azuchi-Momoyama Dari tahun 1568 hingga 1600 di Jepang disebut zaman Azuchi-Momoyama. Jepang bersatu secara militer dan negara menjadi stabil di bawah kekuasaan Oda Nobunaga yang dilanjutkan oleh Toyotomi Hideyoshi. Istilah zaman Azuchi-Momoyamaberasal dari nama istana (kastil) yang menjadi markas kedua pemimpin besar, Nobunaga di Istana Azuchi dan Hideyoshi diIstana Momoyama.
Setelah berhasil menyatukan Jepang, Hideyoshi berusaha memperluas wilayah dengan melakukan invasi ke Korea. Dua kali usaha penaklukan Korea berakhir dengan ditarik mundurnya pasukan Hideyoshi dari Semenanjung Korea pada tahun 1598 akibat dikalahkan pasukan gabungan Korea dan Cina, serta wafatnya Hideyoshi.
Konflik suksesi pasca-Hideyoshi berakhir dengan munculnya Tokugawa Ieyasu sebagai pemimpin baru Jepang. Kekuasaan pemerintahan beralih ke tangan Ieyasu setelah mengalahkan pasukan pendukung Toyotomi Hideyori dalam Pertempuran Sekigahara.
Zaman Edo (1603-1868) Artikel utama untuk bagian ini adalah: zaman Edo Fondasi batu di menara utama Istana Edo. Pada zaman Edo adalah pemerintahan otonomi daerah berada di tangan lebih dari dua ratus pejabat daimyo. Sebagai klan terkuat, pemimpin klan Tokugawa dari generasi ke generasi menjabat sebagai shogun (sei-i taishōgun). Keshogunan Tokugawa yang bermarkas di Edo (sekarang Tokyo) memimpin para daimyo di masing-masing daerah otonom yang disebut domain (han).
Kelas samurai ditempatkan oleh keshogunan di atas kelas rakyat biasa, petani, perajin, dan pedagang. Keshogunan mengeluarkan undang-undang yang mengatur segala aspek kehidupan, dimulai dari potongan rambut dan busana untuk masing-masing kelas dalam masyarakat. Shogun mewajibkan para daimyo secara bergantian untuk bertugas di Edo. Mereka disediakan rumah kediaman mewah di Edo agar tidak memberontak. Kekuatan militer daimyo daerah ditekan, dan diharuskan meminta izin dari pusat sebelum dapat memperbaiki fasilitas militer. Keshogunan Tokugawa runtuh setelahPerang Boshin 1868-1869.
Zaman Edo adalah zaman keemasan seni lukis ukiyo-e dan seni teater kabuki dan bunraku. Sejumlah komposisi terkenal untuk koto dan shakuhachi berasal dari zaman Edo.
Monday, April 6, 2015
Ayuchanno puruofiru desu ^_^
Konbanwa Minnasan ^_^
Hajimemashite watashino namae wa Ni Wayan Ayu Cahyani / Ayuchan desu
Nihongoryouikugakka desu
Gakkuseibanggowa 14121061030 desu
Ima Ichi nen sei desune :)
Gianyarukara kimasutane ^_^
Douzo yoroshiku onegaishimasu
Subscribe to:
Posts (Atom)


